ICT-“Be Legal” di IPTEK VOICE

 

�Trend perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di masa yang akan datang akan menggabungkan antara tiga komponen pokok yaitu ; dunia penyiaran (baik radio maupun televisi), dunia komunikasi, serta dunia computer dan internet, inilah yang disebut sebagai konvergensi teknologi atau penggabungan teknologi�. Ujar Dr. Ir. Richard Karel Willem Mengko – Staf Ahli Meneg Ristek Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam siaran IPTEK VOICE pada hari Selasa, Tanggal 31 Oktober 2006, pukul 8.30 yang disiarkan secara langsung dari Kementerian Riset dan Teknologi melalui frekuensi 105 fm (RRI Pro 2 FM).

Contohnya adalah teknologi 3 G yang memungkinkan penelepon dapat melihat lawan bicara, atau mengirim dan mengakses data dengan dengan kecepatan tinggi. �Kedepannya kita akan menikmati berbagai fasilitas dengan segala kemudahannya, dan ini akan otomatis akan menggeser gaya hidup kita, menuju
gaya hidup digital� Tambah sosok Doktor yang enerjik dan humoris ini.�

Dari sisi sumber daya manusia untuk pengembangan dunia ICT di Indonesia , sebenarnya sudah cukup baik walaupun dalam skala dunia masih relatif kecil. Namun dalam soal pengguna atau pemanfaat ICT jumlahnya di
Indonesia sangat besar, ini dapat dilihat dari jumlah pengguna handphone yang juga besar.�

Kementerian Ristek sendiri dalam bidang ICT, telah menginisiasi penggunaan sistem operasi komputer baru yang bernama IGOS (
Indonesia, Go Open Source), sebagai alternif sistem operasi bagi masyarakat. Disamping harganya yang jauh lebih murah, sistem operasi ini juga bertujuan untuk mengurangi pembajakan baik software maupun konten/isi suatu karya.�

Dipilihnya open source sebagai basis program dari IGOS bukan tanpa alasan, dengan open source maka harga software dapat ditekan menjadi lebih ekonomis, dan disamping itu dengan open source suatu perusahaan atau industri dapat mengembangkan sendiri program tersebut untuk dibuat program-program aplikasi lainnya yang lebih baik.

Sebuah pertanyaan menarik yang disampaikan oleh Erwin, pendengar dari Sukabumi terkait dengan ICT, adalah ; �Apa benar
Indonesia sudah jauh tertinggal dibanding negara lain dalam bidang ICT ?���

�Indikasi ketertinggalan itu memang dapat terlihat dari kecilnya jumlah pengguna PC dan Internet di Indonesia� jawab Dr. Richard Mengko. Tambahnya lagi, �jika kita bandingkan dengan luar, dimana seluruh pelayanan publik dapat dilayani dengan cepat karena telah memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi sebagai basisnya.�

Dan menanggapi pertanyaan berbeda dari Bapak Jamril di Yogyakarta, yang menanyakan, �Mengapa kita masih banyak menggunakan software import, padahal jumlah mahasiswa yang pintar di
Indonesia cukup bayak?� Dr. �Dr. Richard menjawab,�Hasil kepintaran yang dimiliki mahasiswa kita sayangnya masih belum bisa dijadikan suatu industri yang professional�. Ujarnya lagi �untuk itu diperlukan usaha yang sungguh-sungguh untuk membina mereka, sehingga software yang dihasilkan menjadi lebih professional dan mampu menyentuh dunia bisnis.�

Selamat mendengarkan siaran IPTEK VOICE selanjutnya, pada hari Kamis, tanggal 2 Nopember 2006, pukul 16.30, bersama Dr. Asep Karsidi dengan topic � Teknologi Pemadaman Asap Dengan Teknologi Modifikasi Cuaca dan Bombing Water�, di 105 fm (RRI Pro 2 FM).

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s